AKADEMIK

1. JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
Jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai salah satu elemen dari bingkai kesatuan Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Tarutung terpanggil untuk mewujudkan visi STAKPN Tarutung yang universal sesuai dengan ciri dan karakternya bidang PAK, menjadikan STAKPN Tarutung menjadi perguruan tinggi yang religius dan bermutu, yang dikembangkan semangat dan wawasan yang berorientasi ke masa depan serta mampu berperan untuk kepentingan bangsa, masyarakat dan negara.
Sesuai dengan bidangnya jurusan PAK STAKPN Tarutung menyiapkan peserta didiknya menjadi tenaga-tenaga pendidik dan professional sebagai calon guru Agama Kristen untuk sekolah, instansi pemerintah, swasta dan lembaga sosial keagamaan yang memenuhi syarat akademis yang dibutuhkan.
Keterandalan jurusan PAK STAKPN Tarutung telah dibuktikan melalui alumninya yang telah bekerja sebagai tenaga pendidik dibidang PAK pada lembaga-lembaga sekolah tingkat SD,SMP,SMA dan Perguruan Tinggi; instansi pemerintah maupun swasta, serta pada lembaga-lembaga sosial keagamaan lainnya.

2. JURUSAN TEOLOGI
Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Tarutung adalah lembaga pemerintahan yang berada dibawah naungan Departemen Agama RI yang menyelenggarakan pendidikan bidang teologi.
Penyelenggaraan pendidikan mengacu pada kurikulum yang ditetapkan Departemen Agama dan disusun oleh Badan Konsorsium Perguruan Tinggi Teologi yang terdiri dari tokoh-tokoh gereja dari berbagai interdenominasi dan berbagai pimpinan perguruan tinggi teologi di Indonesia.
Sifat lembaga STAKPN jurusan teologi adalah interdenominasi,dengan motto: ”satu untuk semua, semua untuk satu”. Artinya, satu lembaga STAKPN jurusan teologi adalah untuk semua denominasigereja dan semua lembaga gereja-gereja termasuk STAKPN jurusan Teologi untuk satu tujuan yakni memenuhi panggilan Allah dalam pelayanan secara holistic.
Keanekaragaman dalam kesatuan jurusan teologi terlihat dari tenaga pengajar dari berbagai alumni perguruan tinggi teologi dengan jenjang pendidikan S1, S2 dan kandidat Doktor. Tenaga pengajar juga dari berbagai denominasi gereja seperti pendeta, guru jemaat, penatua dan pelayanan non tahbisan.

3. JURUSAN MUSIK GEREJA
Jurusan Musik Gereja menyelenggarakan Program Pendidikan Sarjana (S–1) dengan masa studi 8 semester. Jurusan ini terdiri atas 4 program studi, yang terdiri dari:
a. Minat Utama Penata Vokal dan Paduan Suara, dengan kompetensi lulusan diharapkan mampu mengolah menata vokal dan paduan suara di gereja, maupun dalam mengajar di sekolah- sekolah dan lembaga lainnya.
b. Minat Utama Dalam Memainkan Alat Musik, dengan kompetensi lulusan mampu memainkan alat musik instrumen.
c. Minat Utama Mencipta Lagu, dengan kompetensi lulusan mampu menciptakan karya lagu yang didukung oleh kemampuan memainkan dan menyanyikan lagu dan mempertanggungjawabakannya dalam bentuk karya tulis.
d. Minat Utama Dalam Arransemen Musik dan Lagu, dengan kompetensi lulusan mampu mengarensemen musik dan lagu yang telah ada dalam bentuk kolosal yang dapat diterima di gereja, sekolah, lembaga, dan masyarakat.

Fasilitas yang dimiliki Jurusan Musik Gereja adalah:

  1. Gedung Musik yang permanen
  2. Laboratorium Peralatan Musik Organ dan Keyboard.
  3. Laboratorium Peralatan Musik BAND.
  4. Peralatan Gitar Akustik, Gitar Melodi elektrik, Gitar Bass elektrik.
  5. Peralatan Orkestra: Biola, Strings Bass/ Cello, Timpani.
  6. Peralatan Brass Band/Musik Tiup: Trompet, Trombon, Saxophone, Tuba, Harmonika.
  7. Studio Musik Kedap Suara.
  8. Beberapa perangkat Gondang Sabangunan (Musik Tradisonal dari Batak Toba).

4. JURUSAN PASTORAL KONSELING
Konseling adalah suatu disiplin ilmu medis yang sasarannya adalah untuk memberi fasilitas dan menimbulkan pertumbuhaan, serta perkembangan kepribadian, menolong pribadi-pribadi untuk mengubah pola kehidupan yang menyebabkan mereka mengalami kehidupan yang makin tidak bahagia dan menyedihkan.
Jurusan Pastoral Konseling mempunyai sasaran mempersiapkan calon pelayanan gereja yang mempunyai keahlian khususnya untuk membimbing anggota gerejanya atau individu, kepada pemahaman akan kemampuan masing-masing baik pada waktu menghadapi permasalahaan yang pribadi maupun untuk mengembangkan serta mendayagunakan potensi diri karunianNya dalam pelayanan gereja, melalui kualitas kepribadiannya selaku konselor pastoral.

5. PROGRAM AKTA IV
Program studi Akta mengajar IV PAK adalah program studi yang mempersiapkan calon guru PendidIkan Agama Kristen (PAK), dengan masa studi 2 semester, mata kuliah meliputi kemampuan dasar propesional menjadi guru pendidikan Guru Agama Kristen sebanyak 40 sks. Calon mahasiswa Akta Mengajar IV PAK yang diterima adalah lulusan sarjana Teologia berijazah negara. Program studi Akta Mengajar IV PAK diasuh para tenaga pengajar dengan jenjang pendidikan magister PAK serta kandidat doktor PAK dan umum yang berkualitas, lulusan dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.

TrackBack URI

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: