Tentang STAKPN

Rura Silindung meliputi Kecamatan Tarutung dan Sipoholon, di tempat inilah missionaris agama Kristen yang berasal dari Jerman DR.Ingwer Ludwig Nommensen memulai missinya di tanah Batak. Kini kota Tarutung sebagai Kota Wisata Rohani dimana berdiri dengan megah Salib Kasih dipuncak bukit Siatas Barita, tempat DR.IL Nommensen memandang kearah Rura Silindung.

Selain Salib Kasih, di kota ini pulalah berdiri Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Tarutung. Perguruan Tinggi Kristen ini bertujuan untuk membentuk Sumber Daya Manusia yang tangguh, handal dan beriman yang mampu berperan ditengah-tengah kehidupan bangsa, masyarakat dan gereja.

Sejarah berdirinya STAKPN Tarutung berawal dari sekolah Pendidikan Guru Agama Kristen/Protestan (PGAKP). Sesuai dengan perkembangan zaman, PGAKP terus mengalami perubahan untuk peningkatan sesuai dengan tuntutan zaman. PGAKP berubah menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan – Pendidikan Agama Kristen (LPTK-PAK) Negeri. Selanjutnya LPTK-PAK Tarutung meningkat menjadi Akademi Pendidikan Guru Agama Kristen Protestan disingkat dengan APGAKP Negeri Tarutung. Dan pada tahun 1999 STAKPN Tarutung berdiri sebagai jawaban atas kebutuhan untuk peningkatan dibidang pendidikan dalam rangka pemberdayaan peserta didik, pemenuhan kebutuhan tenaga kependidikan serta pemenuhan kebutuhan Gereja/Umat Kristen Protestan dalam bidang keagamaan (rohaniwan).

Keinginan itu terwujud dengan terbitnya Keputusan Presiden RI Nomor 19 Tahun 1999, tanggal 3 Maret 1999, tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Tarutung. Surat Keputusan tersebut ditindaklanjuti dengan keluarnya Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 83 Tahun 1999 tanggal 29 Maret 1999, tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Tarutung.

Pada Tanggal 29 Mei 1999 Menteri Agama RI meresmikan STAKPN Tarutung yang bertempat di Gedung Kesenian/Sopo Partungkoan Tarutung. Peresmian ini dihadiri Bupati dan unsur Muspida Tapanuli Utara, pimpinan instansi pemerintah dan swasta, pimpinan gereja, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Tapanuli Utara.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: